Memaparkan catatan dengan label Cetusan rasa. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Cetusan rasa. Papar semua catatan

Jumaat, 11 September 2009

JIWA2 YANG RAPUH

Yaa .. Allah Dengarlah tangisan hamba Mu yang senantisa menharapkan cinta dari Mu. Yaa ... Allah bilakah keadaan ini akan berakhir bahagia ? Aku rindu akan rengkuhan dan dakapan Mu Aku rindu sentuhan cahaya kasih Mu yang selalu ada. Kini aku hanyalah seutas tali usang yang rapuh Yang tak dapat mengikat segenggam iman dalam kalbu Kini aku hanyalah serpihan-serpihan gelas yang luluh lantak. Yang tak bisa berdiri atau pun bergerak Saat cahaya cinta itu datang, mengapa kabut pun menjelang? Saat bahagia itu tiba, mengapa hati ini gundah? Saat ku ingin meraih kebahagiaan itu, mengapa cinta itu menghilang Meninggalkanku dalam deraan ujian takdir antara ada dan tiada Kini Akan kujalani hijrah keimananku kearah yang damai Meski beribu dera akan menghadang setiap depa langkah Namun aku akan terus memainkan irama deru serunai Irama syahdu yang diredahi Allah

Khamis, 3 September 2009

SEKADAR CORETAN

Siapakah di antara kita bisa hidup tanpa teman?

SEKADAR CORETAN

Hati ini..
Walaupun telah dilukai
Namun diri
Tabah jua menghadapi
Dikau pergi tinggalkan daku sendiri
Oh..menyepi nan sebuah hati
yang luka ini..

Sabtu, 22 Ogos 2009

HIDUP..

HIDUP tak sentiasa INDAH
HIDUP tak akan seindah MIMPI
Pasti ada SUKA...pasti ada DUKA
ada TAWA dan ada TANGIS
ada BAHAGIA dan ada DERITA
Namun BANGKITlah
dan terSENYUMlah
usah biar HATImu RAPUH
usah biar JIWAmu meLEMAH
SEMANGATmu meLUNTUR
hadapilah semuanya dengan SENYUMAN
pasti ada BAHAGIA yang akan menanti
maka SENYUMlah..
untuk melewati hari-hari yang INDAH...

UNTUKMU WANITA

ADA APA DENGAN CINTA...

Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.

Sabtu, 13 Jun 2009

JIKA IANYA SEBUAH CINTA...

jika ia sebuah cinta… ia tidak mendengar… namun sentiasa bergetar….

jika ia sebuah cinta… ia tidak buta namun sentiasa melihat dan merasa..

jika ia sebuah cinta… ia tidak menyeksa namun sentiasa menguji

jika ia sebuah cinta… ia tidak memaksa namun sentiasa berusaha…

jika ia sebuah cinta… ia tidak cantik namun sentiasa menarik…

jika ia sebuah cinta… ia tidak datang dengan kata-kata namun sentiasa menghampiri dengan hati…

jika ia sebuah cinta… ia tidak terucap dengan kata namun sentiasa hadir dengan sinar mata..

jika ia sebuah cinta… ia tidak hanya berjanji.. namun sentiasa cuba memenangi..

jika ia sebuah cinta… ia mungkin tidak suci.. namun sentiasa harmoni…

jika ia sebuah cinta… ia tidak hadir kerana permintaan namun hadir kerana ketentuan…

jika ia sebuah cinta… ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan… namun hadir kerana pengorbanan dan kesetiaan…

semuanya.. jika ianya sebuah cinta………

RENUNGKANLAH...

Renungkan/lihatlah betapa sayangnya kita pada mereka…..

Pernahkah anda menatap orang-orang yang anda sayang saat mereka sedang tidur? Kalau belum, cubalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.

Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.

Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun akan tampak polos dan jauh berbeza jika ia sedang tidur.

Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.

Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur. Sedarilah, betapa badan yang dulu kuat dan gagah itu kini semakin tua dan lemah, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah, rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Sekarang, beralihlah. … Lihatlah ibu anda…. Hmm…kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu kini kasar kerana menempuhi kehidupan yang mencabar demi kita. Orang inilah yang tiap hari menguruskan keperluan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan membebeli kita semata- mata kerana rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah ertikan.

Cubalah menatap wajah orang-orang yang kita cintai..sayangi itu… Ayah, Ibu, Suami, Isteri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya…

Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. > Rasakanlah energi cinta yang mengalir perlahan-lahan saat menatap wajah mereka yang terlelap itu. Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang-kadang tertutupi oleh salah faham kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu akan tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang kadang melelahkan serta memenatkan mereka namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun membantu untuk mengungkap segalanya. Tanpa kata, tanpa suara dia berkata… "betapa lelahnya..penatnya aku hari ini". Dan penyebab lelah dan penat itu? Untuk siapa dia berpenat lelah Tak lain adalah KITA…..

Suami yang bekerja keras mencari nafkah, isteri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah menemani hari-hari suka dan duka bersama kita.

Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan rasa terharu seketika menerpa jika mengingat itu semua.

Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok mereka "orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka matanya, untuk selamanya … "


Memaparkan catatan dengan label Cetusan rasa. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Cetusan rasa. Papar semua catatan

JIWA2 YANG RAPUH

Yaa .. Allah Dengarlah tangisan hamba Mu yang senantisa menharapkan cinta dari Mu. Yaa ... Allah bilakah keadaan ini akan berakhir bahagia ? Aku rindu akan rengkuhan dan dakapan Mu Aku rindu sentuhan cahaya kasih Mu yang selalu ada. Kini aku hanyalah seutas tali usang yang rapuh Yang tak dapat mengikat segenggam iman dalam kalbu Kini aku hanyalah serpihan-serpihan gelas yang luluh lantak. Yang tak bisa berdiri atau pun bergerak Saat cahaya cinta itu datang, mengapa kabut pun menjelang? Saat bahagia itu tiba, mengapa hati ini gundah? Saat ku ingin meraih kebahagiaan itu, mengapa cinta itu menghilang Meninggalkanku dalam deraan ujian takdir antara ada dan tiada Kini Akan kujalani hijrah keimananku kearah yang damai Meski beribu dera akan menghadang setiap depa langkah Namun aku akan terus memainkan irama deru serunai Irama syahdu yang diredahi Allah

SEKADAR CORETAN

Siapakah di antara kita bisa hidup tanpa teman?

SEKADAR CORETAN

Hati ini..
Walaupun telah dilukai
Namun diri
Tabah jua menghadapi
Dikau pergi tinggalkan daku sendiri
Oh..menyepi nan sebuah hati
yang luka ini..

HIDUP..

HIDUP tak sentiasa INDAH
HIDUP tak akan seindah MIMPI
Pasti ada SUKA...pasti ada DUKA
ada TAWA dan ada TANGIS
ada BAHAGIA dan ada DERITA
Namun BANGKITlah
dan terSENYUMlah
usah biar HATImu RAPUH
usah biar JIWAmu meLEMAH
SEMANGATmu meLUNTUR
hadapilah semuanya dengan SENYUMAN
pasti ada BAHAGIA yang akan menanti
maka SENYUMlah..
untuk melewati hari-hari yang INDAH...

UNTUKMU WANITA

ADA APA DENGAN CINTA...

Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.

FRIENDSHIP..

"Sometimes in life, you find a special friend, Someone who changes your life just by being a part of it, Someone who makes you laugh until you can't stop, Someone who makes you believe that there really is good in the world. Someone who convinces you that there really is an unlocked door just waiting for you to open"

SAJA...

SAJA...

SAJA...

SAJA...

SAJA...

SAJA...

JIKA IANYA SEBUAH CINTA...

jika ia sebuah cinta… ia tidak mendengar… namun sentiasa bergetar….

jika ia sebuah cinta… ia tidak buta namun sentiasa melihat dan merasa..

jika ia sebuah cinta… ia tidak menyeksa namun sentiasa menguji

jika ia sebuah cinta… ia tidak memaksa namun sentiasa berusaha…

jika ia sebuah cinta… ia tidak cantik namun sentiasa menarik…

jika ia sebuah cinta… ia tidak datang dengan kata-kata namun sentiasa menghampiri dengan hati…

jika ia sebuah cinta… ia tidak terucap dengan kata namun sentiasa hadir dengan sinar mata..

jika ia sebuah cinta… ia tidak hanya berjanji.. namun sentiasa cuba memenangi..

jika ia sebuah cinta… ia mungkin tidak suci.. namun sentiasa harmoni…

jika ia sebuah cinta… ia tidak hadir kerana permintaan namun hadir kerana ketentuan…

jika ia sebuah cinta… ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan… namun hadir kerana pengorbanan dan kesetiaan…

semuanya.. jika ianya sebuah cinta………

RENUNGKANLAH...

Renungkan/lihatlah betapa sayangnya kita pada mereka…..

Pernahkah anda menatap orang-orang yang anda sayang saat mereka sedang tidur? Kalau belum, cubalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.

Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.

Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun akan tampak polos dan jauh berbeza jika ia sedang tidur.

Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.

Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur. Sedarilah, betapa badan yang dulu kuat dan gagah itu kini semakin tua dan lemah, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah, rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Sekarang, beralihlah. … Lihatlah ibu anda…. Hmm…kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu kini kasar kerana menempuhi kehidupan yang mencabar demi kita. Orang inilah yang tiap hari menguruskan keperluan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan membebeli kita semata- mata kerana rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah ertikan.

Cubalah menatap wajah orang-orang yang kita cintai..sayangi itu… Ayah, Ibu, Suami, Isteri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya…

Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. > Rasakanlah energi cinta yang mengalir perlahan-lahan saat menatap wajah mereka yang terlelap itu. Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang-kadang tertutupi oleh salah faham kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu akan tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang kadang melelahkan serta memenatkan mereka namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun membantu untuk mengungkap segalanya. Tanpa kata, tanpa suara dia berkata… "betapa lelahnya..penatnya aku hari ini". Dan penyebab lelah dan penat itu? Untuk siapa dia berpenat lelah Tak lain adalah KITA…..

Suami yang bekerja keras mencari nafkah, isteri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah menemani hari-hari suka dan duka bersama kita.

Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan rasa terharu seketika menerpa jika mengingat itu semua.

Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok mereka "orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka matanya, untuk selamanya … "


>